Sakura

sakura-naruto-wallpaper.jpg

I like Sakura… 🙂

Iklan

One response to this post.

  1. Salam tepang, wilujeng taun baru 2008

    KAU WANITA, KAU BURUH MIGRAN

    Kuharap lagu air matamu terdengar disini, dan membius mereka yang terkuat
    Kau wanita, kau buruh migran yang terkurung dalam sesaknya ruang kelam
    Mencari sejahtera tetapi mendapat sayatan hati yang merobek jiwamu
    Memohon naungan hanya diskriminasi yang kau dapat, kemudian tersingkirkan
    Kau hanya dianggap sekedar komoditi yang senantiasa menjadi perbudakan
    Betapa…! kau wanita terkoyak oleh kemiskinan dan ketidakadilan

    Kuharap… kuharap… mereka yang terkuat dinegeri ini ada disana
    Saat tubuhmu dihempaskan kelantai hitam, dibenamkan kelembah lumpur ternodakan
    Meronta percuma, tali-tali nista menjerat tanganmu, mulutmu terbungkam kain hitam
    Kepalamu dibenturkan, terluka hebat lalu kaupun tak tahu lagi tentang nasib tubuhmu
    Air mata darahmu menetes, melagu surga menjadi neraka, jiwamu terbang bersama perih
    Dan kaupun pulang, ada dalam pelukan orang terkasih yang merana merajut luka-luka
    Mengenangmu yang tak akan pernah bangun lagi.

    Kuharap… kuharap… mereka yang terkuat dinegeri ini ada disana
    Saat hari-harimu terlilit cambuk perkasa yang menembus tulang-tulang putihmu
    Makian dari mulut-mulut tuan besar menggelegar menyambar panas daun telingamu
    Mata-mata besar menatap tajam pengawas atas dirimu yang bekerja tiada henti
    Kekejaman telah membuatmu lumpuh dan kaupun dipulangkan kedesamu
    Kau hanya berstatus kelas dua, terminal kelas tiga yang pantas bagimu
    Kasusmu terkatup rapat dikotak besi, dan terlupakan sampai berkarat

    Lalu, mereka yang terkuat apa yang bisa kau lakukan ?
    Ada nyawa-nyawa melayang diantara wanita buruh migran
    Ada tubuh-tubuh cacat diantara wanita buruh migran
    Kuharap… kuharap mereka yang terkuat ada disana
    Merubah perihnya biru langit, menjadi nirwana
    Merubah lilitan miskin menjadi samudera sejahtera
    Merubah yang tertindas menjadi yang terangkatkan

    Kau wanita, kau buruh migran
    Harapan bunga hidupmu berebah dipadang-padang harapan waktu
    Namun duri-duri selalu saja menghiasi bungamu yang justru melukaimu
    Mencoba memanjat tangga pelangi menuju langit, tuk meraih bintang seutuhnya
    Namun separuh bintang saja itu sudah keberuntunganmu
    Karena tanganmu selalu berdarah dalam genggaman tangan-tangan yang terkuat

    Kuingin… kuingin kerajaan berbasis diskriminasi gender dihancurkan
    Demi kau wanita, kau buruh migran
    Dan dedikasikan buat kau wanita-wanita

    ~Nenen Gunadi~
    19-Des-2007

    > semangat tuk terus berjuang!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: