Bulan Puasa Taun Ini

Sudah hampir setengah bulan saya menjalankan ibadah puasa, tapi yang saya rasakan ibadah saya masih seputar itu-itu saja… tidak ada penambahan atau perubahan. Walaupun sebenarnya saya ingin sekali nilai ibadah saya meningkat dan peningkatan itu pun terjadi tidak hanya di bulan Ramadhan saja tapi bulan-bulan seterusnya.
Semoga saya bisa dan tetap semangat dalam menjalankan ibadah puasa serta ibadah-ibadah yang lainnya.
Pengalaman berpuasa ketika masih kuliah dulu terasa berat, tapi dalam hal godaan minum dan makan seperti misalnya ketika siang hari setealah selesai perkuliahan sebagian teman ada yang dengan sengaja untuk pergi ke warung makan walau pun tidak sedang berhalangan, tak lupa pula mereka mengajak atau menggoda kita untuk ikut (tapi bukannya setan-setan itu di bulan Ramadhan ini dibelenggu? Kok masih saja ada godaan jangan-jangan mereka…) Selain itu ketika pulang kuliah dengan menggunakan jasa angkutan umum khususnya Damri yang notabene selalu penuh orang yang menambah gerah dan panasnya suasana, apalgi ketika melewati kawasan Tegallega yang banyak berjejer tukang es cendol, buah-buahan, dan lain sebagainya. Ketika panas terik dan bis Damri berhenti depan Tegallega karena macet yang didepannya ada tukang es cendol dengan seseorang yang dengan cueknya melahap dengan puas es cendol itu tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya dan saya hanya bisa tertegun dan tentu saja tergoda melihatnya. Tapi Alhamdulillah saya tidak berniat untuk membatalkan puasa saya, walaupun godaan yang saya rasakan saat itu sangat berat sekali (seperti anak kecil saja ya? Tapi mo gemana lagi atuh da ituh kenyataannya)
Dan taun ini ketika melaksanakan puasa dalam suasana kerja, godaan dan tantangan yang hadir berbeda malah mungkin lebih berat lagi, selain godaan secara psikis juga batin. Secara psikis kita merasakan lapar dan haus itu sudah pasti… tapi ketika yang datang godaan amarah, hawa nafsu, itu berbeda…
Rasulullah saw. berkata, ”Dan ia (Ramadan) adalah bulan yang awalnya merupakan rahmat, pertengahannya merupakan ampunan, dan akhirnya sebagai pembebas dari api neraka.” (H.R. Baihaqi dan Ibnu Khuzaimah)
Ya Alloh semoga saya bisa menjalankan ibadah puasa taun ini lebih baik lagi…
Amin…

Iklan

One response to this post.

  1. akang mah percaya ka neng…
    pasti kiat lah…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: